BUNGA kecombrang (Etlingera elatior) merupakan bunga yang indah, enak dimakan, dan menyehatkan. Sehingga tanaman asli Indonesia ini banyak dibudidayakan atau ditanam di sekitar rumah.
Dari sisi keindahan, bunga kecombrang terlihat cerah, cantik, dan indah. Karena bunga ini berwarna cerah, merah jambu. Kelopak bunga bertumpuk rapi dan terlihat cantik. Tanaman bunga kecombrang akan memperindah taman tempat tinggal.
Selain berwarna cerah merah jambu dan terlihat indah, bunga kecombrang juga enak untuk dimakan. Biasanya bunga ini diolah menjadi berbagai masakan, bisa ditumis, dijadikan urap, maupun disambal.
Masakan dengan bahan bunga kecombrang, antara lain tumis bunga kecombrang, cumi asin masak kecombrang, urap bunga kecombrang, dan sambal bunga kecombrang. Pecel kalau dikasih bunga kecombrang rasanya menjadi enak dan sedap.
Bunga kecombrang juga menyehatkan. Karena bunga ini memiliki kandungan antioksidan, – bersifat antibakteri, membantu percepatan penyembuhan luka, menstabilkan gula darah, dan mengontrol tekanan darah.
Tanaman bunga kecombrang banyak ditanam di area Lintang Songo Garden milik Pesantren Lintang Songo Pagergunung, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pendiri Pesantren Lintang Songo, KH. Heri Kuswanto, menginformasikan bunga kecombrang di kebun pesantren saat ini sudah berbunga. “Di kita ada bibit, yang berkeingian, bisa rawuh,” ujar KH. Heri Kuswanto, Kamis 1 Juni 2023.
Bunga kecombrang dengan nama latin Etlingera elatior, merupakan bunga rempah asli Indonesia. Bagi masyarakat Jawa, khususnya di daerah Purwokerto dan sekitarnya, bunga kecombrang dijadikan bahan sayuran untuk membuat pecel. (*)







