Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan Suara bagi Pemilih Pemula

Siswa-siswi SMK PI Ambarukmo 1 Sleman mengikuti simulasi pemungutan suara. Mereka akan menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2024 mendatang. (Foto: Istimewa)

SLEMAN – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi pemungutan suara kepada siswa siswi di SMK PI Ambarukmo 1 Sleman di Mancasan Dero, Condongcatur, Jumat 15 September 2023.

Kepala Sekolah SMK PI Ambarukmo, Esti Sumindari S.Pd mengapresiasi kegiatan PPS Condongcatur memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi yang baru pertama hendak menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024.

“Dengan sosialisasi ini dapat menambah wawasan tentang tahapan-tahapan kepemiluan sehingga siswa-siswi kami dapat mengetahui tahapan Pemilu. Mereka dapat belajar tentang demokrasi di mana dalam waktu dekat ini SMK 1 PI Ambarukmo juga akan melaksanakan Pemilihan OSIS (Pemilos). Ini dapat menanamkan kesadaran berdemokrasi yang baik untuk menggunakan hak pilih dan menumbuhkan semangat partisipasi,” ucap Esti.

Sosialisasi tahapan Pemilu disampaikan Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani meliputi waktu pelaksanaan Pemilu 2024, jumlah surat suara yang akan diterima, kategori surat suara pada Pemilu 2024, termasuk pula teknis pindah memilih bagi siswa/i yang berasal dari luar Condongcatur.

Usai sosialisasi dibuka sesi tanya-jawab bagi siswa/i yang belum paham terkait nama dan jumlah parpol peserta Pemilu 2024 dan dilakukan cek lokasi alamat TPS siswa yang telah mempunyai hak pilih dipandu membuka website : https://cekdptonline.kpu.go.id.

Baca Juga:  Sebanyak 96.418 Orang Masuk DPS di Kapanewon Depok

Kegiatan dilanjutkan simulasi pemungutan suara di TPS dengan pemeran petugas terdiri 7 siswa sebagai KPPS, 2 siswa sebagai Linmas, 1 siswa sebagai pemilih reguler, 1 siswa sebagai pemilih disabilitas, 1 siswa sebagai pendamping pemilih disabilitas, 1 siswa sebagai saksi TPS dan 3 siswa sebagai saksi parpol.

Simulasi pemungutan suara berjalan dengan lancar, meriah. Antusias siswa/i SMK PI Ambarukmo 1 Sleman sangat tinggi. Di akhir acara siswa/i yang berperan dalam simulasi pemungutan suara mendapat bingkisan menarik dari PPS Condongcatur.

“Pemilih pemula salah satunya adalah usia SMA/K sederajat. Di iwilayah Condongcatur ada banyak sekolahan dari tingkat Paud, TK, SD dan SMP. Tetapi di Condongcatur hanya SMK PI 1 Sleman yang masuk usia berhak memilih pada Pemilu 2024 karena telah berusia 17 tahun dan kita laksanakan sosialisasi dan simulasi Pemungutan suara bagi pemilih pemula disini,” ucap Wuri.

Sosialisasi dan simulasi pemilu dihadiri PPS Condongcatur dan Sekretariat , perwakilan PPK Depok, pengawas Pemilu dengan peserta seluruh siswa dan guru SMK PI Ambarukmo 1 Sleman.

Sementara Panwaslu Condongcatur, Muhammad Rio Agywijaya yang turut hadir memantau, dalam kesempatan ini menyampaikan pentingnya pengawasan dalam Pemilu agar berjalan sesuai regulasi dan mencegah terjadinya pelanggaran dan berbagai bentuk kecurangan. Ia berharap siswa-siswi juga turut menjadi pengawas partisipatif dalam pemilu 2024. (*)

Tinggalkan Komentar