Masjid Raya Keramat Terima Sumbangan Barang Bekas dan Rongsok

Masjid Raya Keramat, Tambaknegara Rawalo jadi alternatif pemudik beristirahat dan menunaikan salat lima waktu. (Foto: Wiradesa)

BANYUMAS – Masjid Raya Keramat Tambaknegara Rawalo Banyumas letaknya terbilang strategis di tepi jalan raya jalur Rawalo-Purwokerto, karena itu pada musim arus mudik dan balik Lebaran menjadi jalur peristirahatan bagi para pengguna jalan baik kendaraan roda empat maupun roda dua. Petugas dari pengurus masjid secara bergiliran membantu keluar masuk kendaraan di depan gapura masjid.

Pada masjid yang didominasi warna hijau itu tertera luasan tanah wakaf masjid 2372 m2. Di samping itu, tertera pengumuman bahwa masjid siap menampung, mengelola dan menyalurkan barang bekas. Pesan tulisan berwarna biru pada banner di teras masjid berbunyi; jadikan barang bekas/rongsok Anda lebih bermanfaat, berkah dan bernilai ibadah.

Penggagas gerakan mengumpulkan barang bekas/rongsok untuk dikelola pengurus masjid Sugeng Supriyono menuturkan, pihaknya memulai kegiatan tersebut sekitar empat bulan terakhir. Pengumuman tersebut, lanjutnya, ditujukan bagi siapa saja.

“Kami mengajak masyarakat umum. Bila punya barang bekas bahan plastik, besi, kertas kardus dan lainnya daripada menumpuk bisa dikirim ke masjid. Nanti ada pengelola yang menyortir dan setelah terkumpul satu pick up, barang bekas atau rongsok dijual ke pengepul. Uangnya disumbangkan kepada pengajar anak-anak yang mengaji di masjid,” ungkap Sugeng. Hasil penjualan rongsok selama empat bulan, tiap bulannya memperoleh dana kurang lebih Rp 400 ribu.

Baca Juga:  Ngobrol Santai Bareng Ahmad Tohari di Srotong Banyumasan Pritgantilan

Menurut Sugeng saat ditemui wiradesa.co Kamis 5 Mei 2022, di arena masjid kini telah dibangun pondok pesantren dan ditinggali 20 santri. Sebagian santri bahkan berasal dari luar Jawa.

“Pengasuh Kiai Nur Sodik asal Semarang. Kalau untuk pembangunan masjid sendiri menelan anggaran Rp 1,5 miliar. Dana terkumpul dari sumbangan masyarakat umum. Dulu masjidnya kecil. Dipugar dan dibangun masjid baru yang sekarang ini,” tuturnya sembari mengatakan, di masjid terdapat tiga kotak infak dengan peruntukan antara lain untuk kegiatan operasional Banser-Ansor, kotak amal untuk kegiatan masyarakat serta kotak infak pembangunan masjid. (Sukron)

Tinggalkan Komentar