Ndalem Nampan Bidik Wisata Kuliner Kulonprogo Sisi Selatan

 Ndalem Nampan Bidik Wisata Kuliner Kulonprogo Sisi Selatan

Ndalem Nampan berada di Dusun Nampan, Nomporejo, Galur atau sekitar 3 km sebelum Pantai Trisik. (Foto: Wiradesa)

KULONPROGO – Kuliner di Kulonprogo sisi selatan selama ini mungkin belum banyak tumbuh dan tergarap seperti menjamurnya usaha kuliner di daerah Kulonprogo sisi utara dan barat. Padahal, di daerah itu dikenal dengan eksotisnya Pantai Trisik sebagai hilir dari Kali Progo sehingga menjadi pusat pariwisata laut dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Namun, dalam perkembangan terkini, wisata kuliner di Kulonprogo sisi selatan mulai bergairah salah satunya dengan kehadiran Resto Ndalem Nampan. Tempat kuliner Ndalem Nampan ini berada di Dusun Nampan, Nomporejo, Galur atau sekitar 3 km sebelum Pantai Trisik.

Pengelola sekaligus pemilik Ndalem Nampan, Pri Hastuti menuturkan, konsep yang diusung Ndalem Nampan cukup sederhana yaitu menyajikan sajian kuliner sekaligus alam pedesaan.

“Kita tahu orang sekarang banyak yang bosan wisata di kota dan banyak yang beralih ke desa. Ya, karena di desa semuanya masih alami, ya masyarakatnya ya alamnya juga,” papar istri dari Satria Ardhi Nugraha kepada wiradesa.co Minggu 28 November 2021.

Menurut Pri Hastuti ketika masyarakat berkuliner di Ndalem Nampan mereka bisa menikmati beragam hidangan khas pedesaan, menu Nusantara, sea food hingga continental dengan harga yang terjangkau masyarakat.

“Yang membedakan di Ndalem Nampan bukan hanya masakan ‘ndeso’ tapi kami lengkapi dengan menu-menu Nusantara bahkan modern, berbagai olahan seafood ada di sini, dengan harga yang terjangkau. Ada geblek, ada pisang goreng, ada minuman tradisional. Tapi ada juga masakan modern,” urai Pri Hastuti sembari menambahkan suguhan minuman teh ala Ndalem Nampan menjadi andalan restonya.

Dari suasana tempat, karena lokasi berada di tepi perkampungan dan menghadap ke hamparan persawahan di Ndalem Nampan, pemandangan sunset jadi primadona. Saat itu wisatawan bisa menikmati indahnya sore hari di Ndalem Nampan sambil menyaksikan masyarakat yang tengah bertani atau menggembala ternak bahkan anak-anak yang bermain layang-layang. Sesekali mereka juga bisa menyaksikan pesawat yang terbang rendah dari YIA.

Baca Juga:  Lereng Merapi Mulai Diserbu Wisatawan

Diharapkan, dengan kehadiran Ndalem Nampan, pariwisata di daerah itu semakin maju dan berkembang seiring penataan Pantai Trisik. Meski diakui akses dan beberapa infrastruktur penunjang seperti jalan masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Tapi saya yakin Pemda Kulonprogo dan DPRD Kulonprogo tak akan tinggal diam. Ketika warganya ingin mengembangkan daerah tentu akan mendapat perhatian termasuk perbaikan jalan nantinya,” imbuh pemilik Taman Asuh anak sekaligus Baby Spa Athahira.

Pengunjung menikmati sajian makanan dan minuman tradisional. (Foto: Wiradesa)

Sementara itu, menurut Satria Ardhi Nugraha meskipun buka belum lama, Ndalem Nampan sudah mendapat respons positif dari masyarakat dan juga Dinas Pariwisata Kulonprogo. Apalagi di sana juga mulai dilengkapi dengan wisata dokar ke Pantai Trisik, bermain egrang, belajar tarian, menyewakan sepeda, permainan/outbond ringan, sewa caping hingga membatik.

“Belum lama berlalu, dari Green Edelweiss Foundation menggelar acara juga di sini termasuk membatik motif gemblung. Saya rasa ini cukup bagus untuk membangkitkan minat masyarakat kembali dan beraktifitas di desa yang alami,” imbuh Satria.

Melalui sosial media yang dimiliki IG @ndalemnampan, masyarakat bisa melihat aktifitas Ndalem Nampan. Instansi dan perkantoran mulai melirik dan mengadakan kegiatan di Ndalem Nampan, sebut saja Puskesmas Galur, Puskesmas Panjatan, Humas dan Protokol UGM, dll. (Sukron)

Sukron Makmun

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: