Program Jumantik, Lingkungan Bersih Bebas Jentik

 Program Jumantik, Lingkungan Bersih Bebas Jentik

KEBUMEN – Pemerintahan Desa Tambakagung melaksanakan program pemantauan perkembangan jentik nyamuk dengan mengerahkan juru pemantau jentik (jumantik). Kegiatan rutin jumantik dilaksanakan delapan kali selama dua bulan.

“Jumantik adalah program dari Puskesmas untuk melihat kondisi lingkungan sekitar yang dapat menimbulkan tumbuhnya jentik nyamuk. Sasaran program jumantik ialah setiap kepala keluarga,’’ ujar Nani salah seorang kader yang ada di Tambakagung, Kecamatan Klirong, Kebumen, Jumat (11/12/2020).

Didampingi seorang petugas dari Puskesmas Kecamatan Klirong para kader jumantik melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan. Kegiatan melibatkan ibu-ibu kader desa dan ibu-ibu penerima bantuan PKH dari desa.

Dijelaskan Nani, program pemeriksaan jumantik sudah berjalan selama dua tahun di Desa Tambakagung. Kegiatan meliputi pengecekan saluran air, pot bunga, bak mandi serta tempat lain yang memungkinkan bagi tumbuhnya jentik nyamuk, utamanya nyamuk aedes aegypti.

Kader jumantik Desa Tambakagung (Foto: Nur Anggraini/Wiradesa)

Respons masyarakat, lanjut Nani, cukup beragam. Di lapangan tak sedikit masyarakat merasa senang dengan adanya pemeriksaan ini. Hal itu membuat masyarakat menjadi lebih tekun untuk menjaga kebersihan lingkungan. Namun, terkadang ada juga yang merespons kurang baik. “Ada pula yang merasa risih dengan program tersebut. Akan tetapi tidak membuat kami menyerah untuk tetap menjalankan program ini,’’ tegas Nani kepada wiradesa.co.

Lebih lanjut, manfaat dari program pemeriksaan jumantik supaya kondisi lingkungan desa tetap sehat terlebih di masa pandemi Covid-19. Di masa pandemi ini, kata Nani, masyarakat Tambakagung khususnya, tetap tak boleh lengah terhadap ancaman virus lain yang ditularkan lewat gigitan nyamuk aedes aegypti yakni virus dengue, penyebab demam berdarah dengue.

“Di masa pandemi, imunitas harus dijaga. Demikian pula kondisi lingkungan harus diupayakan tetap sehat. Untuk melindungi diri dan keluarga dari Covid -19, kita mesti menjaga kesehatan tubuh, rajin berolahraga, selalu memakai masker dan rajin untuk mencuci tangan. Sementara untuk mencegah penularan demam berdarah dengue, salah satu caranya dengan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Agar lingkungan bebas dari jentik dan sarang nyamuk,” pungkas Nani. (Nur Anggraini)

Redaksi

Mandirikan Desa Sejahterakan Rakyat

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: